aringendut.blogspot.com

PUISI “TERJERAT”

TERJERAT


 

Tatkala mimpi menerawang kejauhan

Diriku lemas tiada bertulang

Harapanku lunak membekas

Kala itu kupejamkan mata

Diriku terpendam oleh ketamakan

Ku coba untuk berlari

Berlari !

Namun apa dayaku

Kini jeratan kian menjadi

Aku lengah . . .

Namun suatu bayangan angan menapak hati

Untuk mengingat pada ilahi



0 Komentar untuk "PUISI “TERJERAT”"

DOWNLOAD APLIKASI ANDROID ARINGENDUT »

Back To Top